
Mazda memastikan akan meresmikan pabrik di Indonesia pada 2026.
Ricky Thio, Chief Operating Officer (COO) PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) menyampaikan bahwa pabrik Mazda di Tanah Air akan segera rampung dan diresmikan dalam waktu dekat.
“Saya akan undang Carmudi di Q1 (peresmian pabrik Mazda di Indonesia),” ujar Ricky kepada Carmudi di sela acara perkenalan All New Mazda6e Fastback di Singapore Motorshow 2026 di Suntec Singapura, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, ia tidak memberitahu kapan pastinya peresmian pabrik tersebut. Mengenai lokasi pabrik ini, Ricky juga enggan memberitahu secara detail.
“Lokasinya di Jawa Barat,” kata Ricky singkat.
Ricky turut membeberkan produk pertama yang akan diproduksi di pabrik Mazda Indonesia adalah mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV).
“Produk pertama yang diproduksi compact SUV,” terang dia.
Diduga model pertama yang diproduksi, yaitu CX-5 yang merupakan salah satu model unggulan Mazda di Tanah Air.
Sejauh ini, Mazda memang masih menjual mobil yang diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) di Indonesia, seperti Mazda CX-3, CX-5, CX-8, Mazda2, Mazda3, hingga mobil listrik MX-30.
Adapun model baru Mazda yang akan dihadirkan di Tanah Air di tahun ini, yakni All New Mazda6e fastback juga akan didatangkan secara CBU.
“Kemungkinan CBU,” terang Ricky.
Optimis Menjual All New Mazda6e Fastback di Indonesia
All New Mazda6e merupakan mobil listrik fastback pertama Mazda. Di Indonesia, mobil jenis ini sangat jarang ditemui.
Meski demikian, Ricky mengatakan pihaknya merasa optimis All New Mazda6e fastback bisa bersaing kuat di pasar Tanah Air.
Ia juga yakin mobil tersebut mampu bersaing dengan mobil-mobil listrik China yang dijual dengan harga kompetitif di Indonesia.
“Kehadiran mobil ini nantinya seperti memberikan satu pelepas dahaga bagi para pecinta Mazda di Indonesia. Mereka biasanya tidak selalu mempermasalahkan harga. Tapi, mereka kebanyakan dari sisi desain dan para loyalis Mazda,” pungkas Ricky.